Efek Samping dan Pengaruh Produk Pembersih
Efek samping penggunaan produk pembersih:
1. Efek samping penggunaan sabun atau deterjen adalah menimbulkan limbah rumah tangga berupa busa. Busa yang ditimbulkan sabun dapat diuraikan oleh mikroorganisme yang ada dalam tanah, sedangkan busa yang dihasilkan dari deterjen sulit diuraikan oleh mikroorganisme di dalam tanah.
2. Bahan penyusun deterjen terdiri atas senyawa berantai lurus dan panjang yang disebut Linear Alkylbenzene Sulphonate (LAS) dan senyawa rantai bercabang yang disebut Alkyl Benzene Sulphonate(ABS).
3. Senyawa LAS lebih mudah diuraikan oleh mikroorganisme dibandingkan dengan senyawa ABS. Akan tetapi LAS hanya bisa terdegradasi dalam lingkungan aerob(dengan oksigen).
Pengaruh Bahan Kimia pada Produk Pembersih:
1. Produk pembersih umumnya mengandung sabun atau detergen.
2. Sabun adalah bahan kimia yang terbuat dari bahan alam, seperti minyak dan lemak yang direaksikan dengan bahan kimia lain yang disebut basa. Contoh bahan kimia basa, yaitu kalium hidroksida(KOH) dan Natrium hiroksida(NaOH).
3. Adapun detergen adalah senyawa kimia bernama alkyl benzene sulfonat(ABS) yang direaksikan dengan natrium hidroksida(NaOH).
4. Perbedaan detergen dengan sabun antara lain daya cuci detergen lebih kuat dibandingkan sabun dan detergen dapat bekerja pada air sadah. Akan tetapi sabun lebih mudah diurai oleh mikroorganisme.
5. Pengaruh bahan kimia yang ada dalam produk pembersih sehingga bahan kimia tersebut dapat membersihkan kotoran.
1. Efek samping penggunaan sabun atau deterjen adalah menimbulkan limbah rumah tangga berupa busa. Busa yang ditimbulkan sabun dapat diuraikan oleh mikroorganisme yang ada dalam tanah, sedangkan busa yang dihasilkan dari deterjen sulit diuraikan oleh mikroorganisme di dalam tanah.
2. Bahan penyusun deterjen terdiri atas senyawa berantai lurus dan panjang yang disebut Linear Alkylbenzene Sulphonate (LAS) dan senyawa rantai bercabang yang disebut Alkyl Benzene Sulphonate(ABS).
3. Senyawa LAS lebih mudah diuraikan oleh mikroorganisme dibandingkan dengan senyawa ABS. Akan tetapi LAS hanya bisa terdegradasi dalam lingkungan aerob(dengan oksigen).
Pengaruh Bahan Kimia pada Produk Pembersih:
1. Produk pembersih umumnya mengandung sabun atau detergen.
2. Sabun adalah bahan kimia yang terbuat dari bahan alam, seperti minyak dan lemak yang direaksikan dengan bahan kimia lain yang disebut basa. Contoh bahan kimia basa, yaitu kalium hidroksida(KOH) dan Natrium hiroksida(NaOH).
3. Adapun detergen adalah senyawa kimia bernama alkyl benzene sulfonat(ABS) yang direaksikan dengan natrium hidroksida(NaOH).
4. Perbedaan detergen dengan sabun antara lain daya cuci detergen lebih kuat dibandingkan sabun dan detergen dapat bekerja pada air sadah. Akan tetapi sabun lebih mudah diurai oleh mikroorganisme.
5. Pengaruh bahan kimia yang ada dalam produk pembersih sehingga bahan kimia tersebut dapat membersihkan kotoran.