Adab Berdoa Umat Islam
Doa berarti memohon atau meminta kepada Allah. Agar doa didengar dan dikabulkan oleh Allah, kita hendaknya memahami tata cara atau adab dalam berdoa dan berdzikir. Di antara adab dan tata cara berdoa dijelaskan oleh Imam al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumiddin sebagai berikut:
1. Dilakukan pada waktu yang mulia, seperti pada hari Jum'at, hari Arafah, bulan Ramadhan, sepertiga malam, dan lain-lain.
2. Dilakukan dalam keadaan yang khidmat, seperti di waktu sujud, sebelum, dan setelah shalat wajib.
3. Menghadap kiblat.
4. Ketika berdoa, hendaklah dimulai dengan memuji Allah SWT, kemudian diiringi dengan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW dan diakhiri dengan keduanya.
5. Hendaklah membaca syahadat, memohon ampunan kepada Allah atas segala dosa yang dilakukan baik sengaja maupun tidak.
6. Berdoa dengan merendahkan diri penuh harap dan menggunakan bahasa yang sederhana serta suara yang lemah lembut.
7. Bersabar dalam doa, tidak bosan, dan putus asa.
8. Jika seseorang berdoa untuk orang lain, hendaknya dia berdoa untuk dirinya terlebih dahulu, baru kemudian mendoakan orang lain.
9. Berdoa dengan bertawassul menggunakan nama-nama Allah SWT yang mulia dan sifat-Nya yang Maha tinggi atau dengan amal shaleh.
10. Hendaklah ketika berdoa itu dalam keadaan suci, memakai pakaian yang bersih, serta mengonsumsi makanan dan minuman yang halal.
1. Dilakukan pada waktu yang mulia, seperti pada hari Jum'at, hari Arafah, bulan Ramadhan, sepertiga malam, dan lain-lain.
2. Dilakukan dalam keadaan yang khidmat, seperti di waktu sujud, sebelum, dan setelah shalat wajib.
3. Menghadap kiblat.
4. Ketika berdoa, hendaklah dimulai dengan memuji Allah SWT, kemudian diiringi dengan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW dan diakhiri dengan keduanya.
5. Hendaklah membaca syahadat, memohon ampunan kepada Allah atas segala dosa yang dilakukan baik sengaja maupun tidak.
6. Berdoa dengan merendahkan diri penuh harap dan menggunakan bahasa yang sederhana serta suara yang lemah lembut.
7. Bersabar dalam doa, tidak bosan, dan putus asa.
8. Jika seseorang berdoa untuk orang lain, hendaknya dia berdoa untuk dirinya terlebih dahulu, baru kemudian mendoakan orang lain.
9. Berdoa dengan bertawassul menggunakan nama-nama Allah SWT yang mulia dan sifat-Nya yang Maha tinggi atau dengan amal shaleh.
10. Hendaklah ketika berdoa itu dalam keadaan suci, memakai pakaian yang bersih, serta mengonsumsi makanan dan minuman yang halal.