-->

Pengertian Tasamuh Secara Bahasa Istilah

Tasamuh berarti toleransi. Yang dimaksud dengan toleransi dalam ajaran Islam ialah toleransi sosial kemasyarakatan bukan toleransi di bidang akidah keimanan.
Pengertian secara bahasa
Al-Tasaamuh berasal dari kata samaha-yasmahu-simaahan, yang bermakna  murah hati. Toleransi, yang bahasa Arabnya tasamuh adalah"sama-sama berlaku baik, lemah lembut dan saling pemaaf."
Pengertian Secara Istilah
Tasamuh adalah sikap akhlak terpuji dalam pergaulan, di mana terdapat rasa saling menghargai antara sesama manusia dalam batas-batas yang digariskan oleh ajaran Islam." 
Dalam bidang akidah, kaum muslim percaya, bahwa Islam satu-satunya agama Allah yang benar.
Sikap sinkritisme dalam agama, yang menganggap bahwa semua agama adalah benar tidak sesuai dengan keimanan kaum muslim dan tidak relevan dengan pemikiran yang logis, meskipun dalam pergaulan kemasyarakatan Islam sangat menekankan prinsip toleransi tersebut.
Setiap muslim diperintahkan untuk bersikap toleransi terhadap orang lain yang berbeda agama atau berbeda pendirian dan pendapat.
Perbedaan pendapat antara individu dengan individu lain dalam masyarakat, sudah menjadi kodrat Allah yang diberikan kepada setiap manusia. Oleh sebab itu perbedaan pendapat di antara anggota masyarakat akan tetap ada, sebab telah menjadi fitrah manusia itu sendiri. 
Apabila perbedaan pendapat itu terjadi pada masyarakat muslim tidak perlu sampai menimbulkan perpecahan tetapi hendaklah kembali pada Alquran dan Sunnatur Rasul. Sebab kebenaran hakiki hanya ada pada Allah SWT dan Rasul-Nya. 
Dalam sejarah kehidupan Rasulullah SAW sikap toleransi dalam bermasyarakat telah dicontohkan pada masyarakat Madinah yang penduduknya memeluk beragam agama(Yahudi, Pagan, Islam). Orang yang bukan Islam mendapatkan perlakuan yang sangat baik dari kaum muslim waktu itu. Mereka dapat hidup berdampingan dalam suasana damai.
Konflik yang terjadi antara orang Islam dan yang bukan Islam disebabkan adanya pengkhianatan dari orang bukan Islam(Yahudi dan Pagan) yang melakukan persengkokolan untuk menghancurkan kaum muslim. Begitu juga ketika kaum muslim berkuasa di Spanyol(711-1492 M) dan seluruh wilayah Islam di Timur(Bagdad, Suriah, Persia, India, termasuk di Indonesia) sikap toleransi dilaksanakan umat Islam.