Asal Usul Kejadian Makhluk
Manusia adalah sebahagian dari makhluk yang hidup di atas bumi dengan tersedianya sarana kebutuhan hidupnya dan fasilitas-fasilitas secukupnya.
Bagi manusia bukan saja yang ada di bumi sebagai bahan keperluan hidup, namun yang terkandung dalam langit seperti udara, air, matahari dan benda-benda lainnya diciptakan Allah bagi kemudahan manusia dalam mengelola kebutuhan hidupnya.
Asal-usul kejadian manusia menurut ajaran Islam berbeda dengan pendapat ahli biologi terutama pendapat ahli kenamaan seperti Charles Darwin.
Manusia yang hidup di manapun di dunia berasal dari satu keturunan yaitu Adam as. Kemudian berkembang biak dan bertebaran di muka bumi.
Apabila kita meneliti bagi kita bahwa manusia yang beragam warna kulit dan berbeda-beda bahasanya itu masih satu keturunan. Atas dasar inilah manusia memiliki kewajiban untuk memelihara kasih sayang di antara sesama agar tidak putus tali persaudaraan dan diberi tugas agar bertakwa dan patuh kepada Allah selaku Penciptanya.
Dalam menilai ketakwaan seorang hamba kepada Allah SWT dapat dilihat dari aspek terpeliharanya hubungan kasih sayang di antara sesamanya.
Kesempurnaan hidup manusia tidak akan dapat dicapai dengan hidup menyendiri, karena segala sesuatu kebutuhan dan keperluan hidup hanya dipenuhi dalam kehidupan yang penuh kasih sayang akan melahirkan saling tolong menolong dan bantu membantu, sebab hanya dengan hidup seperti itulah manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Sedangkan bagi manusia, semakin tinggi kedudukannya semakin besar hajatnya pada pertolongan orang lain.
Bagi manusia bukan saja yang ada di bumi sebagai bahan keperluan hidup, namun yang terkandung dalam langit seperti udara, air, matahari dan benda-benda lainnya diciptakan Allah bagi kemudahan manusia dalam mengelola kebutuhan hidupnya.
Asal-usul kejadian manusia menurut ajaran Islam berbeda dengan pendapat ahli biologi terutama pendapat ahli kenamaan seperti Charles Darwin.
Manusia yang hidup di manapun di dunia berasal dari satu keturunan yaitu Adam as. Kemudian berkembang biak dan bertebaran di muka bumi.
Apabila kita meneliti bagi kita bahwa manusia yang beragam warna kulit dan berbeda-beda bahasanya itu masih satu keturunan. Atas dasar inilah manusia memiliki kewajiban untuk memelihara kasih sayang di antara sesama agar tidak putus tali persaudaraan dan diberi tugas agar bertakwa dan patuh kepada Allah selaku Penciptanya.
Dalam menilai ketakwaan seorang hamba kepada Allah SWT dapat dilihat dari aspek terpeliharanya hubungan kasih sayang di antara sesamanya.
Kesempurnaan hidup manusia tidak akan dapat dicapai dengan hidup menyendiri, karena segala sesuatu kebutuhan dan keperluan hidup hanya dipenuhi dalam kehidupan yang penuh kasih sayang akan melahirkan saling tolong menolong dan bantu membantu, sebab hanya dengan hidup seperti itulah manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Sedangkan bagi manusia, semakin tinggi kedudukannya semakin besar hajatnya pada pertolongan orang lain.