Jelaskan Contoh Sikap Akhlaqul Mazmumah
1. Lawan dari tauhid adalah syirik, yaitu mempersekutukan atau mempersamakan Allah. Sikap lain yang dapat dikategorikan ke dalam perbuatan syirik, antara lain dapat dilihat dari sikap berikut.
1) Percaya kepada Allah tetapi tidak mempunyai sikap dan pola perilaku seperti disebut dalam sembilan butir sikap dan perilaku Muslim di atas. Contoh lain dapat dilihat pada sikap iblis. Ketika iblis disuruh Allah sujud ke Nabi Adam.
2) Percaya kepada Allah, melakukan dan memiliki sembilan butir sikap dan perilaku Muslim di atas akan tetapi ditujukan tidak hanya kepada Allah(baik secara terselubung maupun terbuka).
3) Tidak percaya kepada Allah akan tetapi hakikatnya mempertuhankan selain Allah, seperti para pemikir bebas yang mendewakan akalnya. Orang atheispun pada hakikatnya mempunyai kepercayaan kepada selain Allah.
2. Takabur artinya membesar-besarkan diri. Takabur pada hakikatnya mengingkari bahwa prestasi apapun yang dicapai seseorang merupakan karunia Allah. Manusia diberi Allah potensi untuk mampu berinteraksi dengan sumber-sumber yang juga disediakan oleh Allah SWT.
Oleh karena itu Islam melarang orang bersikap takabur seperti difirmankan dalam Alquran Surat Luqman(31) : 18 ;
Wa laa tusha' ir khaddaka lin naasi wa laa tamsyi fil ardhi marahan innallaha la yuhibbu kulla mukhtaalin fakhuur.
"Dan janganlah kamu memalingkan muka dari manusia(karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri".
3. Dengki dalam bahasa Arab disebut"hasad" termasuk salah satu perbuatan dosa yang sangat dilarang oleh Islam. Sebagaimana sifat takabur, hasadpun merupakan suatu sikap yang timbul dari jiwa yang tidak bertauhid.
Iri atau dengki terhadap orang lain adalah lahir dari jiwa yang sakit disebabkan adanya prasangka bahwa orang lain terutama yang nampaknya maju secara lahir, lebih bahagia daripada dirinya, walaupun belum tentu orang yang disangka itu benar-benar berbahagia.
1) Percaya kepada Allah tetapi tidak mempunyai sikap dan pola perilaku seperti disebut dalam sembilan butir sikap dan perilaku Muslim di atas. Contoh lain dapat dilihat pada sikap iblis. Ketika iblis disuruh Allah sujud ke Nabi Adam.
2) Percaya kepada Allah, melakukan dan memiliki sembilan butir sikap dan perilaku Muslim di atas akan tetapi ditujukan tidak hanya kepada Allah(baik secara terselubung maupun terbuka).
3) Tidak percaya kepada Allah akan tetapi hakikatnya mempertuhankan selain Allah, seperti para pemikir bebas yang mendewakan akalnya. Orang atheispun pada hakikatnya mempunyai kepercayaan kepada selain Allah.
2. Takabur artinya membesar-besarkan diri. Takabur pada hakikatnya mengingkari bahwa prestasi apapun yang dicapai seseorang merupakan karunia Allah. Manusia diberi Allah potensi untuk mampu berinteraksi dengan sumber-sumber yang juga disediakan oleh Allah SWT.
Oleh karena itu Islam melarang orang bersikap takabur seperti difirmankan dalam Alquran Surat Luqman(31) : 18 ;
Wa laa tusha' ir khaddaka lin naasi wa laa tamsyi fil ardhi marahan innallaha la yuhibbu kulla mukhtaalin fakhuur.
"Dan janganlah kamu memalingkan muka dari manusia(karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri".
3. Dengki dalam bahasa Arab disebut"hasad" termasuk salah satu perbuatan dosa yang sangat dilarang oleh Islam. Sebagaimana sifat takabur, hasadpun merupakan suatu sikap yang timbul dari jiwa yang tidak bertauhid.
Iri atau dengki terhadap orang lain adalah lahir dari jiwa yang sakit disebabkan adanya prasangka bahwa orang lain terutama yang nampaknya maju secara lahir, lebih bahagia daripada dirinya, walaupun belum tentu orang yang disangka itu benar-benar berbahagia.