-->

Muhammad Sebagai Suri Teladan Yang Baik(Uswatun Khasanah)

Sebelum menjadi Nabi, Muhammad sudah dikenal dengan julukan Al-Amin(dipercaya). Satu-satunya orang yang mendapatkan gelar Al-Amin pada masyarakat Arab jahiliyah saat itu hanyalah Muhammad SAW.
       Setelah mendapatkan wahyu dari Allah, dia sendiri yang pertama melaksanakan ajaran itu, kemudian barulah disampaikan kepada orang lain. Mengajarkan konsep tentang kebenaran dan dia sendiri pelaksana pertama dari konsep yang diajarkannya itu.
        Kemenangan-kemenangan yang diperoleh Muhammad SAW dan kaum Muslimin pada waktu itu terutama disebabkan oleh sifat ajaran yang dibawa dari pribadinya yang terpuji serta pantas dijadikan suri teladan untuk manusia.
       Kehidupan dan pribadi Muhammad yang baik itu dijadikan oleh Allah sebagai pola kehidupan yang baik dan patut ditiru oleh manusia.
       Adalah benar bahwa rumah tangga yang baik adalah rumah tangga yang mengikuti pola rumah tangga Rasullulah. Dan begitu juga kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang berpola pada kepemimpinan rasul. Ibadah yang baik adalah yang berpola pada ibadah yang dicontohkan oleh Muhammad SAW. Fakta sejarah menjadi bukti kebenarannya, antara lain:
a) Di malam hari ia bertaubat dan bertaqarub kepada Allah padahal ia tidak pernah berbuat dosa.
b) Sewaktu berdagang ia menjadi pedagang yang ulet dan jujur.
c) Sewaktu berperang ia berada pada barisan yang terdepan.
d) Orang yang minta tolong ditolongnya.
e) Orang yang minta nasihat dinasihatinya.
f)  Tetangga yang sakit dikunjunginya.
g) Ia menjadi kepala rumah tangga yang baik sekaligus menjadi pemimpin masyarakat yang baik dan menjadi teman serta sahabat yang baik.

Manifestasi suri teladan yang baik tadi dapat digolongkan sebagai berikut:
a) Suri teladan nabi yang tidak boleh diubah sama sekali dan wajib diikuti , seperti shalat lima waktu yang dilakukan oleh nabi.
b) Suri teladan yang dianjurkan dan baik untuk dilakukan oleh setiap muslim, tapi tidak wajib untuk diikuti, seperti perbuatan yang biasa dilakukan oleh nabi dan ada sahabat yang tidak melakukan tapi dibiarkan oleh nabi(sunnah), shalat misalnya.
c) Suri teladan nabi yang menunjukkan bahwa sesuatu perbuatan itu boleh dilakukan tapi tidak dianjurkan dan tidak diwajibkan untuk diikuti, seperti perbuatan duniawi nabi yang bersifat teknis, yang menyangka hobi dan kesenangan nabi sebagai manusia atau sebagai bangsa Arab.
d) Perbuatan nabi yang tidak perlu dan tidak boleh diikuti oleh umat Islam yaitu peraturan khusus untuk nabi Muhammad, seperti kebijakan nabi untuk melarang keluarganya menerima bagian zakat atau sedekah.