-->

Bentuk Karya Seni Rupa Terapan Nusantara

Jika dilihat dari segi bentuknya maka seni rupa terapan yang ada di nusantara secara garis besar terbagi empat, yaitu sebagai berikut:
1. Rumah adat
Mempunyai bentuk yang sangat beragam. Jika melihat bangunan rumah adat di Indonesia secara keseluruhan maka kita akan dapat membedakan bangunan rumah adat tersebut berdasarkan atapnya, ragam hiasnya, bentuk, dan bahan bakunya. Misalnya, rumah Gadang di Padang bentuknya memanjang ke samping dan rumah adat minahasa bentuknya memanjang ke belakang. Rumah beratap joglo di Jawa, rumah beratap bubungan tinggi di Jambi, rumah beratap gonjong di Minangkabau, dan rumah beratap limas terpenggal di Papua. Bentuk rumah dengan tiang yang berkolong, atau yang biasa disebut rumah panggung terdapat di Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi.

2. Senjata Tradisional
Berbeda dengan masa lalu, beragam senjata tradisional saat ini lebih sering digunakan sebagai peralatan untuk bekerja. Selain itu juga digunakan sebagai perlengkapan secara ritual, perlengkapan pakaian adat, pertunjukan seni tradisional, dan sebagai benda hias.

3. Transportasi Tradisional
Alat transportasi yang masih mempertahankan bentuk dan ciri khas tradisionalnya masih dapat dijumpai di wilayah Nusantara, misalnya, perahu, kereta kuda, pedati dan becak.

4. Seni Kriya
Bentuk karya seni kriya nusantara amat beragam. Beragam pula bahan alam yang digunakan. Dari sejumlah seni kriya nusantara, ada yang tetap mempertahankan ragam hias tradisional dan ada pula yang telah dikembangkan sesuai dengan tuntutan pasar. Seni kriya dapat dikelompokkan menjadi seni kriya pahat, seni kriya tekstil, seni kriya anyaman, dan seni kriya keramik.