Peninggalan Bersejarah Kerajaan Demak
Adalah sebagai berikut :
1. Masjid Agung Demak
Masjid ini didirikan oleh walisongo pada tahun 1478 M.
2. Piring Campa
Piring ini adalah hadiah dari Putri Campa (ibu Raden Patah) yang berjumlah 65 buah. Sebagian dipasang pada dinding masjid untuk hiasan, dan sebagian lagi dipasang di tempat imam masjid.
3. Pintu bledheg
Pintu ini melukiskan dua kebudayaan, yaitu kebudayaan majapahit yang digambarkan di bagian atas pintu dan kebudayaan Campa (Tiongkok) yang digambarkan di bagian bawah.
4. Saka tatal
Saka adalah empat tiang utama masjid demak yang dibuat oleh para wali. Salah satu tiangnya dibuat oleh Sunan Kalijaga dari tatal (pecahan kayu) yang diikat dengan rumput rawadan dan dinamakan saka tatal.
5. Bedug dan kentungan, karya walisongo.
6. Dampar Kencana.
Pada zaman kerajaan Demak, Dampar kencana digunakan sebagai singgasana sultan, sekarang digunakan sebagai mimbar khotbah.
1. Masjid Agung Demak
Masjid ini didirikan oleh walisongo pada tahun 1478 M.
2. Piring Campa
Piring ini adalah hadiah dari Putri Campa (ibu Raden Patah) yang berjumlah 65 buah. Sebagian dipasang pada dinding masjid untuk hiasan, dan sebagian lagi dipasang di tempat imam masjid.
3. Pintu bledheg
Pintu ini melukiskan dua kebudayaan, yaitu kebudayaan majapahit yang digambarkan di bagian atas pintu dan kebudayaan Campa (Tiongkok) yang digambarkan di bagian bawah.
4. Saka tatal
Saka adalah empat tiang utama masjid demak yang dibuat oleh para wali. Salah satu tiangnya dibuat oleh Sunan Kalijaga dari tatal (pecahan kayu) yang diikat dengan rumput rawadan dan dinamakan saka tatal.
5. Bedug dan kentungan, karya walisongo.
6. Dampar Kencana.
Pada zaman kerajaan Demak, Dampar kencana digunakan sebagai singgasana sultan, sekarang digunakan sebagai mimbar khotbah.