Fungsi Bagian Penurun Tegangan Adaptor
Terdiri dari sebuah trafo step down berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik AC. Tegangan yang masuk ke trafo sebesar 110V atau 220V, diturunkan menjadi tegangan rendah sesuai keperluan menjadi 3V, 4,5V, 6V, 7,5V, 9V, 12V, bahkan bisa 15V, 18V, 24V dan sebagainya.
Jenis trafo yang digunakan pada adaptor ada 2 jenis, yaitu trafo output tunggal dan trafo output ganda (CT = Centre Tap = Cabang Tengah). Trafo output tunggal menghasilkan tegangan yang bervariasi, namun masing-masing titik tegangan jumlahnya 1. Sedangkan trafo output tunggal tegangan keluaran yang dihasilkan masing-masing berjumlah 2. Keduanya dapat dipakai salah satu dengan hasil yang sama, tanpa harus takut akan berbeda kualitasnya. Kedua jenis trafo tersebut di atas memiliki terminal input ganda, yaitu 110V dan 220V.
Di pasaran, trafo dinamai dengan besarnya arus sekunder yang dapat dihasilkannya, misalnya 1A, 2A, 3A, 5A, 10A, 15A, 20A, dan 30A. Dan dengan sebutan CT dan non CT. Nama CT diberikan untuk trafo yang bagian sekundernya menghasilkan tegangan ganda, dan non CT jika bagian sekundernya menghasilkan tegangan tunggal.
Jenis trafo yang digunakan pada adaptor ada 2 jenis, yaitu trafo output tunggal dan trafo output ganda (CT = Centre Tap = Cabang Tengah). Trafo output tunggal menghasilkan tegangan yang bervariasi, namun masing-masing titik tegangan jumlahnya 1. Sedangkan trafo output tunggal tegangan keluaran yang dihasilkan masing-masing berjumlah 2. Keduanya dapat dipakai salah satu dengan hasil yang sama, tanpa harus takut akan berbeda kualitasnya. Kedua jenis trafo tersebut di atas memiliki terminal input ganda, yaitu 110V dan 220V.
Di pasaran, trafo dinamai dengan besarnya arus sekunder yang dapat dihasilkannya, misalnya 1A, 2A, 3A, 5A, 10A, 15A, 20A, dan 30A. Dan dengan sebutan CT dan non CT. Nama CT diberikan untuk trafo yang bagian sekundernya menghasilkan tegangan ganda, dan non CT jika bagian sekundernya menghasilkan tegangan tunggal.