Konsep Jagat Raya Menurut Bangsa Babylonia
Bangsa Babylon 2000 tahun sebelum Masehi menggambarkan semesta ini merupakan kubah tertutup, dengan bumi sebagai lantainya. Di sekeliling bumi dianggap terdapat jurang yang tergenang air. Di sebelah air terdapat gunung yang tinggi sebagai penyangga langit. Para ahli pada zaman ini telah mengetahui bahwa panjang tahun adalah 365 hari. Bangsa Ibrani menganggap konsep semesta yang dipengaruhi oleh alam pikiran Babylon. Mereka menganggap bahwa langit ditopang oleh tiang-tiang raksasa. Di langit terdapat matahari, bulan, dan bintang-bintang yang menempel. Begitu pula dengan ada jendela untuk turunnya air hujan.