Terbentuknya Alam Semesta Teori Big Bang
Dikemukakan oleh Georges Lemaitre, seorang Padri dan astronom bangsa Belgia tahun 1930.
Pada mulanya alam semesta berupa sebuah primeval atom yang berisi materi dalam keadaan yang sangat padat. Suatu ketika atom ini meledak dan seluruh materinya terlempar ke luar alam semesta. Timbul dua gaya saling bertentangan yang satu disebut gaya gravitasi dan yang lainnya disebut gaya kosmis. Dari kedua gaya tersebut, gaya kosmis lebih dominan sehingga alam semesta masih akan melakukan ekspansi terus menerus.
Pada mulanya alam semesta berupa sebuah primeval atom yang berisi materi dalam keadaan yang sangat padat. Suatu ketika atom ini meledak dan seluruh materinya terlempar ke luar alam semesta. Timbul dua gaya saling bertentangan yang satu disebut gaya gravitasi dan yang lainnya disebut gaya kosmis. Dari kedua gaya tersebut, gaya kosmis lebih dominan sehingga alam semesta masih akan melakukan ekspansi terus menerus.