-->

Countour Interval Dipengaruhi Oleh

Jarak antara garis countour disebut countour interval. Countour interval dipengaruhi oleh:
1. Skala peta : semakin besar skala, semakin kecil countour intervalnya.
2. Relief : makin besar relief, maka makin besar countour intervalnya.
3. Detail bentang alam : makin detail bentang alam, countour intervalnya makin kecil.
Indonesia menggunakan countour interval 1/2000 x penyebut skala dalam meter.
Contoh : peta topografi dengan skala 1:100.000, maka countour intervalnya adalah 1/2000 × 100.000 m = 50 m.
Peta yang menggunakan garis countour adalah peta topografi (peta rupa bumi). Garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang sama tingginya disebut Isohypse. Garis countour adalah garis-garis dengan interval tertentu menghubungkan titik/tempat yang sama tingginya.