-->

Sebab-Sebab Lahirnya Reformasi

Penyebab umum lahirnya reformasi di Indonesia adalah :
1. Terjadinya krisis politik
Yang terjadi pada tahun 1998 merupakan puncak dari berbagai kebijakan pemerintahan orde baru. Mereka menuntut agar segera dilakukan pergantian presiden, reshuffle kabinet, menggelar sidang istimewa MpR, dan melaksanakan pemilu secepatnya. Gerakan reformasi menuntut untuk melakukan reformasi total dalam segala bidang kehidupan, termasuk keanggotaan MPR dan DPR yang dipandang sarat KKN.

2. Krisis hukum
Dalam bidang hukum pemerintah juga melakukan intervensi, yang artinya kekuasaan peradilan harus dilaksanakan untuk melayani kepentingan para penguasa dan bukan untuk melayani masyarakat dengan penuh keadilan. Hukum sering dijadikan alat pembenaran para penguasa.

3. Krisis ekonomi
Krisis moneter mempengaruhi perkembangan perekonomian Indonesia ternyata tidak mampu menghadapi krisis global yang melanda dunia. Krisis ekonomi Indonesia diawali dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap US$. Harga-harga sembako semakin tinggi, kekurangan makanan dan kelaparan melanda beberapa wilayah Indonesia seperti di Irian Barat (Papua), Nusa Tenggara Timur, dan beberapa daerah di pulau Jawa.

4. Krisis sosial
Pelaksanaan politik yang represif dan tidak demokratis menyebabkan terjadinya konflik politik maupun konflik antar etnis dan agama. Semua itu menyebabkan terjadinya berbagai kerusuhan di beberapa daerah. Pengangguran, persediaan sembako yang terbatas, tingginya harga-harga sembako, rendahnya daya beli masyarakat merupakan faktor yang menimbulkan terjadinya krisis sosial.

5. Krisis kepercayaan
Krisis multidimensional yang melanda bangsa Indonesia telah mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Soeharto. Ketidakmampuan pemerintah dalam membangun kehidupan politik yang demokratis, menegakkan pelaksanaan hukum dan sistem peradilan, dan pelaksanaan pembangunan ekonomi yang berpihak pada rakyat banyak telah melahirkan krisis kepercayaan.