-->

Contoh Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen

Beranekaragamnya gen untuk satu karakter disebut keanekaragaman gen. Contoh keanekaragaman tingkat gen:
1. Variasi Mangga (Mangifera indica) bisa berupa Mangga manalagi, mangga golek, mangga sengir, mangga tali jiwo, mangga Arum manis, mangga gadung, kweni.
2. Variasi Pisang (Musa paradisiacal) bisa berupa Pisang Ambon, pisang kepok, pisang raja, pisang kulit tipis, pisang tanduk dan lain-lain.
3. Variasi Kelapa (Cocos nucifera) bisa berupa Kelapa hijau, kelapa hibrida, kelapa genjah, kelapa gading, kelapa kopyor.
4. Variasi Padi (Oryza sativa) bisa berupa Padi rojo lele, padi mentik wangi, padi ketan, padi bramo, cisadane, pandan wangi.
5. Variasi Orang utan (Pongo pigmeus) dibedakan menjadi Pongo pigmeus abeli yang hidup di Sumatera, Pongo pigmeus yang hidup di Kalimantan, berbeda dalam hal bentuk wajah, panjang rambut, warna rambut dan ukuran tubuh.
6. Variasi pial/jengger ayam : pial Ros, piala walnut, pial gerigi, dan piala biji.
7. Variasi warna bulu ayam: ayam berbulu putih, ayam berbulu cokelat dan ayam berbulu hitam.

Perbedaan gen (variasi gen) pada setiap makhluk hidup menyebabkan sifat yang tidak tampak (genotip) dan sifat yang tampak (fenotip). Variasi makhluk hidup dapat terjadi akibat perkawinan sehingga susunan gen keturunannya berbeda dari susunan gen induknya. Keanekaragaman dalam spesies yang sama menimbulkan variasi tingkat spesies yang disebut varietas. Varietas dapat terjadi secara alami atau secara buatan. Terjadi secara alami akibat pengaruh adaptasi lingkungan sedangkan yang terjadi secara buatan disebabkan oleh peristiwa hibridisasi, rekayasa genetika, atau mutasi gen.