Usaha Khalifah Abu Bakar Melawan Pemberontakan
Upaya-upaya yang dilakukan Abu bakar ra dalam melawan pemberontakan, antara lain:
Abu Bakar ra melanjutkan langkahnya ketika permasalahan tersebut selesai. Mengambil kebijakan politik dengan mengirim pasukan ke Irak yang dipimpin oleh Khalid bin Walid dan Suriah yng dipimpin oleh Amr bin As, Yazid bin Abu Sufyan. Pengiriman pasukan menunjukkan kekuatan negara Islam sehingga pemberontak menjadi gentar.
Pada masa pemerintahannya beliau mendirikan Baitul Mal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, lembaga peradilan, lembaga pendidikan, serta penghimpunan dan kodifikasi ayat-ayat Al-Qur'an. Masa kekhalifahan Abu Bakar berakhir pada tahun 13H/634M dilanjutkan oleh Umar bin Khattab ra. Abu Bakar ra memilih Umar bin Khattab ra sebagai penggantinya dengan cara musyawarah agar tidak timbul perselisihan dan nepotisme dalam pemerintahan Islam.
- Memerangi orang yang keluar dari Islam (murtad).
- Memperluas wilayah Islam.
- Memerangi orang yang tidak mau membayar zakat.
- Menumpas nabi palsu seperti Musailamah Al Kazzab dan Tulaihah bin Khuwallid, Saj'ah tamimiyah dan Aswad Al Unsi.
- Mengadakan pembukuan Al-Qur'an bersama Zaid bin Tsabit dalam bentuk mushaf.
Abu Bakar ra melanjutkan langkahnya ketika permasalahan tersebut selesai. Mengambil kebijakan politik dengan mengirim pasukan ke Irak yang dipimpin oleh Khalid bin Walid dan Suriah yng dipimpin oleh Amr bin As, Yazid bin Abu Sufyan. Pengiriman pasukan menunjukkan kekuatan negara Islam sehingga pemberontak menjadi gentar.
Pada masa pemerintahannya beliau mendirikan Baitul Mal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, lembaga peradilan, lembaga pendidikan, serta penghimpunan dan kodifikasi ayat-ayat Al-Qur'an. Masa kekhalifahan Abu Bakar berakhir pada tahun 13H/634M dilanjutkan oleh Umar bin Khattab ra. Abu Bakar ra memilih Umar bin Khattab ra sebagai penggantinya dengan cara musyawarah agar tidak timbul perselisihan dan nepotisme dalam pemerintahan Islam.