-->

Sikap etnosentrisme dapat memicu terjadinya konflik dalam kehidupan yang beragam.

Contoh konflik yang disebabkan oleh sikap tersebut ditunjukkan oleh pernyataan
Sekelompok warga terlibat perang suku, penyebabnya salah satu suku menganggap suku yang dimiliki paling unggul dibandingkan suku lainnya.
Pembahasan:
Faktor-faktor penghambat integrasi nasional sebagai berikut:
1. Adanya paham "etnosentrisme" di antara beberapa suku bangsa yang menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain.
2. Lemahnya nilai-nilai budaya bangsa akibat kuatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, baik melewati kontak langsung maupun kontak tidak langsung.
3. Kontak langsung, antara lain melalui unsur-unsur pariwisata, sedangkan kontak tidak langsung. Antara lain melalui media cetak (majalah, tabloid), atau media elektronik (televisi, radio, film, internet, dan telepon seluler yang mempunyai fitur atau fasilitas lengkap).
4. Masyarakat Indonesia yang heterogen (beraneka ragam) dalam faktor-faktor kesukubangsaan dengan masing-masing kebudayaan daerahnya, bahasa daerah, agama yang dianut, ras, dan sebagainya.
5. Wilayah negara yang begitu luas, terdiri atas ribuan kepulauan yang dikelilingi oleh lautan luas.
6. Besarnya kemungkinan ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang merongrong keutuhan, kesatuan dan persatuan bangsa, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.
7. Masih besarnya ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan dan hasil-hasil pembangunan menimbulkan berbagai rasa tidak puas dan keputusasaan di masalah SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan), gerakan separatisme dan kedaerahan, serta demonstrasi dan unjuk rasa.