Fungsi dan Filosofi Debus
Debus adalah pertunjukan seni bela diri kekebalan tubuh. Pada masa Sultan Maulana Hasanuddin digunakan untuk memikat masyarakat yang pada saat itu masih memeluk agama Hindu-Budha. Sedangkan pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa dipakai untuk membangkitkan semangat pejuang melawan penjajah Belanda.
Adapun filosofi dari tradisi debus adalah kepasraahan kepada Allah SWT. Dengan kepasrahan dapat mendatangkan kekuatan yang luar biasa (kebal dari benda tajam dan api).
Adapun filosofi dari tradisi debus adalah kepasraahan kepada Allah SWT. Dengan kepasrahan dapat mendatangkan kekuatan yang luar biasa (kebal dari benda tajam dan api).