-->

6 Macam Nilai Guna Barang/Jasa

Melalui kegiatan produksi, nilai guna suatu barang/jasa akan bertambah. Nilai guna barang/jasa dapat dikelompokkan sebagai berikut:
  1. Nilai guna dasar, yaitu nilai guna barang yang bertambah jika digunakan sebagai bahan baku produksi. Contohnya, tanah liat memiliki nilai guna lebih jika digunakan sebagai bahan baku pembuatan bata.
  2. Nilai guna bentuk, yaitu nilai guna barang yang akan bertambah apabila telah diubah bentuknya. Contohnya, padi memiliki nilai guna lebih tinggi jika diubah menjadi beras.
  3. Nilai guna tempat, yaitu bertambahnya nilai guna barang apabila telah berpindah tempat. Contohnya, pasir di sungai tidak memiliki guna dibandingkan dengan pasir yang telah diangkut ke daratan. Selanjutnya, pasir digunakan sebagai bahan bangunan.
  4. Nilai guna waktu, yaitu nilai guna suatu barang akan bertambah apabila digunakan pada waktu yang tepat. Contohnya, obat sakit kepala bernilai guna lebih tinggi jika dikonsumsi saat sakit kepala.
  5. Nilai guna kepemilikan, yaitu nilai guna suatu barang yang akan meningkat apabila dimiliki orang yang tepat. Contohnya, alat masak memiliki nilai guna kepemilikan tinggi jika digunakan ibu rumah tangga.
  6. Nilai guna pelayanan, yaitu nilai guna suatu barang yang lebih tinggi apabila menggunakan pelayanan jasa tertentu. Contohnya, televisi akan memiliki nilai guna pelayanan yang tinggi apabila menggunakan jasa siaran acara televisi.