-->

Hari sudah sore, Putri Busu belum mendapat seekor ikan pun.

Dengan perasaan lesu, ia berbalik akan pulang. Tetapi tiba-tiba seekor ikan agak besar melintas cepat dihadapannya serta bersembunyi di bawah rerumputan air. Putri Busu memburunya dengan tangguk. Ah, hampir saja tertangkap. Sudah masuk di tangguk, tetapi ikan tersebut melompat ke luar dan berenang ke hulu.

Putri Busu memburunya lagi. Sekali ini ikan tidak dapat menghindar lagi. Dan bukan cuma seekor, tetapi beberapa ekor. Agaknya di bagian hulu ikan lebih banyak daripada di sebelah hilir. Putri Busu lupa pada niatannya akan pulang. Ia terus saja menangguk bahkan makin asyik karena makin lama makin banyak juga ikan yang diperolehnya. Tidak sekalipun tangguknya kosong dan bakul yang tergantung di pinggangnya makin lama makin berat bahkan hampir penuh sekarang.

16. Cerita imajinasi tersebut menggunakan latar
waktu sezaman
17. Pesan moral dalam kutipan cerita tersebut adalah
Sadari kemampuan yang kita miliki dalam bekerja.
Pembahasan:
Cerita imajinasi mengandung nilai-nilai kehidupan yang berlaku dalam masyarakat. Nilai-nilai tersebut menggambarkan norma, tradisi, aturan, dan kepercayaan yang dianut atau dilakukan oleh masyarakat.
Nilai-nilai tersebut meliputi:
  • Nilai moral merupakan nilai kehidupan dengan akhlak atau budi pekerti (baik dan buruk). Contoh nilai moral yaitu berbakti kepada orang tua, jujur, sabar dan ikhlas.
  • Nilai sosial merupakan nilai kehidupan yang terkait dengan norma atau aturan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai sosial berhubungan dengan orang lain. Contoh nilai sosial yaitu saling memberi, tenggang rasa, dan saling menghormati pendapat orang lain..
  • Nilai budaya merupakan nilai-nilai berkaitan dengan kebiasaan atau tradisi yang berlaku dalam masyarakat. Contoh nilai budaya yaitu adat istiadat perkawinan atau kematian, ada cara berpakaian, budaya kesenian, dan upacara adat.
  • Nilai religi merupakan nilai berkaitan dengan kehidupan beragama. Contoh nilai religi yaitu cara beribadah kepada Tuhan dan sistem kepercayaan.
  • Nilai politik merupakan nilai-nilai yang berkaitan dengan gejolak tata pemerintahan di suatu daerah. Gejolak tersebut menjadi latar cerita. Latar peristiwa politik dijadikan salah satu dokumen sejarah bangsa.