Persebaran Wilayah Rawan Bencana Alam di Indonesia
Beberapa daerah rawan bencana alam di Indonesia sebagai berikut:
a. Gempa bumi
Aceh, Padang, Nias, Jambi, Bengkulu, Lampung, Tasikmalaya, Klaten, Bali, Sulawesi, Papua, dan lain-lainnya.
b. Gunung meletus
Sekitar daerah gunung berapi yang masih aktif, misalnya Gunung Merapi, Anak Krakatau, Kelud, Tengger, Lokon dan lain-lainya.
c. Tanah longsor
Daerah Manggarai, Kupang, Boyolali, Sulawesi, Lampung dan lain-lainnya.
d. Banjir
Daerah hilir Sungai Bengawan Solo (Bojonegoro), daerah Pacitan, daerah hilir Sungai Ciliwung (Jakarta), Bandung, dan lain-lainnya.
e. Arus laut dan ombak besar
Daerah Laut Jawa perbatasan Sulawesi dengan Kalimantan, daerah Samudra Hindia bagian selatan Lombok, selatan Pelabuhan Ratu selatan Cilacap, selatan Karang Bolong, selatan Pacitan, selatan Popoh, selatan Nusa Barung dan lain-lainnya.
f. Tsunami
Daerah NTT, NTB, Pangandaran, Aceh, Nias, Meulaboh, Maluku, dan lain-lainnya.
g. Kemarau terik yang menyebabkan kekurangan air
Daerah Wonogiri, Trenggalek Selatan, Tulungagung Selatan dan lain-lainnya.
h. Kebakaran hutan di musim kemarau
Daerah Kalimantan, Sumatra, Pekanbaru, Riau, dan lain-lainnya.
i. Bencana angin
Daerah Surakarta bagian selatan, Jember, Ponorogo, Purworejo, NTT, NTB, Banten, Sumatra bagian selatan, dan Sumatra Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
j. Gas beracun
Daerah Dieng di Wonosobo dan Tangkuban Perahu di Jawa Barat.