-->

Maka sahut raja Iskandar, “Ceritakan tuan hamba kepada hamba,

karena barang yang keluar daripada kalam tuan hamba berkenanlah pada hati hamba.”
Maka kata nabi Khidir, “Hai raja, bahwa Allah taala menjadikan alam semesta sekalian ini dengan sebabnya.” “Maka diceritakan Nabi Khidir kepada raja Iskandar dua hikayat daripada permulaan kejadian makhluk dan hikayat daripada permulaan makhluk dan hikayat nagi 
Allah Ibrahim ‘alaihissalam, tatkala dibakar raja Namrud dan peri hikayat Namrud dibinasakan Allah taala dengan nyamuk dan peri nabi Allah Ibrahim berbuat ka’batu’llah...
(Hikayat Iskandar Dzu’lkarnain)

Karakter yang terdapat pada penggalan hikayat di atas adalah
Istana sentris, bahasa klise, terpengaruh agama Islam