-->

“Sembilan puluh ribu sebulan?” mataku terbeliak.

Saraf-sarafnya terasa sakit karena aku 
membuka kelopaknya lebar-lebar. Kusambar kalkulator tua di meja, lalu aku sibuk menghitung. Jari-jemariku tremor seperti pasien saraf. Cicilan mainan sembilan puluh ribu, cicilan motor empat ratus ribu, harusnya ia mencicil kepadaku paling tidak dua puluh lima ribu sebulan, untuk menyicil rumahnya sekitar tiga ratus lima puluh ribu sebulan. Jadi, untuk 
membayar utang-utangnya, ia harus 
menyisihkan sekitar depalan ratus ribu setiap bulan, gaji guru SMU! Tiba-tiba pandanganku menjadi gelap.”
(Sang Pengutang, Izzatul Jannah)

Kalimat resensi yang sesuai dengan kutipan di atas adalah
Sudut pandang yang digunakan pengarang yang tidak konsisten sehingga menyulitkan pembaca untuk memahami cerita
Pembahasan:
Resensi merupakan bentuk tulisan yang berisi tinjauan, pertimbangan, dan 
penilaian kelebihan atau kelemahan sebuah karya sastra.