-->

Seni, apapun bentuknya adalah media ekspresi yang secara estetik membangun watak

dan karakter manusia Indonesia dalam setiap wujudnya. Tak jarang, identitas “manusia Indonesia” ditemukan bukan dari mata pelajaran budi pekerti, kewarganegaraan, atau wawasan nusantara, melainkan dari sebuah lakon yang dipentaskan Bengkel Teater, Teater Koma, atau Teater gandrik “Kepribadian Indonesia” juga ditemukan pada novel-novel Andrea Hirata, Umar Kayam, atau Mochtar Lubis, atau sajak-sajak Chairil Anwar, WS Rendra, Taufik Ismail dan sederet nama lain di negeri ini. Dengan demikian, sudah selayaknya negara berperan dalam menumbuhkan kesadaran estetik guna 
menghargai produk-produk seni yang lahir di negeri ini.

Pernyataan yang sesuai dengan isi paragraf di atas adalah
Novel-novel WS Rendra jika dicermati, sebenarnya memuat identitas “manusia Indonesia”
Istilah estetik dalam paragraf tersebut bermakna
Ilmu yang berhubungan dengan keindahan