Kolonialisme Barat turut memengaruhi gaya hidup penduduk pribumi di Indonesia.
Uraikan secara singkat perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia pada akhir abad XIX hingga awal abad XX!
Jawaban:
Gaya hidup masyarakat Eropa menjadi trendsetter bagi masyarakat Indonesia pada akhir abad XIX hingga awal abad XX. Saat berpakaian, gaya busana masyarakat Indonesia mengadopsi gaya pakaian Eropa yang bahannya disesuaikan dengan iklim tropis Indonesia. Pakaian yang dikenakan dibedakan berdasarkan waktu pemakaiannya. Sebagai contoh, saat bersantai di rumah pakaian yang dikenakan adalah kebaya dan sarung, sedangkan dalam acara resmi, busana yang dikenakan adalah blouse, rok, dan gaun-gaun mewah. Selain itu, makanan masyarakat Indonesia pun mendapat pengaruh dari kehidupan masyarakat Eropa. Pada awal abad XX masyarakat Indonesia mulai mengenal tradisi makan yang disebut Rijstaffel. Rijstaffel merupakan penyajian makanan ala Eropa yang dilakukan secara berurutan dimulai menu pembuka, menu utama, dan menu penutup. Akan tetapi, menu makanan yang disajikan dalam Rijsttafel adalah menu makanan pribumi.