-->

Di desa itu, hiduplah seorang janda yang mempunyai anak bernama Bawang Merah.

Sejak ibu Bawang Putih meninggal, ibu Bawang Merah kerap berkunjung ke tempat tinggal Bawang Putih. Dia kerap membawakan makanan, menolong Bawang Putih membereskan tempat tinggal atau cuma menemani Bawang Putih serta ayahnya mengobrol. Akhirnya, sang janda itu menikah dengan ayah Bawang Putih. Kehidupan Bawang Putih tidak sepi lagi. Dia mendapat ibu baru sekaligus saudara perempuan, yaitu Bawang Merah. Pada awalnya, sang ibu tiri dan saudara tiri itu amat baik pada Bawang Putih, tetapi lama-kelamaan karakter asli mereka mulai terlihat. Mereka sering memarahi Bawang Putih serta memberinya pekerjaan berat bila ayah mereka pergi berdagang. Sudah pasti sang ayah tidak mengetahuinya karena Bawang Putih tidak pernah mengadukan tingkah ibu dan saudara tirinya.

Berdasarkan kutipan cerpen bagian komplikasi di atas kesengsaraan tokoh Bawang Putih bermula karena
menikahnya ayah bawang putih dengan ibu bawang merah
Pembahasan:
Penderitaan bawang putih berawal dari menikahnya ayah bawang putih setelah ibu bawang putih meninggal.