-->

Sampai pagi, aku tak bisa tidur.

Benakku penuh diisi keputusan menceraikan dan tidak menceraikan Asmah. Aku ragu, apakah Asmah benar-benar terlindung dari derita bila berada di tangan Bahrum. Aku tak mau membuat penderitaan baru dalam kehidupan Asmah, di samping dituduh melepaskan Asmah ke mulut harimau. Mungkin saja, niat Bahrum merujuk Asmah karena kesepiannya dan setelah kesepian itu hilang, ia melemparkan Asmah begitu saja. Aku punya hak untuk tidak melepaskan Asmah alias menceraikannya.
(Cerpen Kawin Sementara karya Taufik Ikram Jamil)

Watak tokoh Aku dalam penggalan cerpen di atas adalah
Tidak punya pendirian
Pembahasan:
Watak merupakan bentuk sifat, pikiran, dan tingkah laku tokoh dalam suatu cerita. Dalam penggalan cerpen tersebut, watak tokoh Aku adalah tidak punya pendirian.