Sebuah kampung di daerah Aceh dilanda musim kemarau yang berkepanjangan.
Semua tumbuhan mati, persediaan makanan semakin menipis dan seluruh penduduk kampung menderita kelaparan. Di antara mereka ada sepasang suami istri yang mempunyai tujuh orang anak laki-laki yang masih kecil. Suami istri tersebut memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan menanam sayuran untuk dimakan dan dijual ke pasar.
Dengan keadaan ini, mereka tidak sanggup memenuhi kebutuhan keluarganya sehingga pada suatu malam mereka sepakat untuk membuang ketujuh anak mereka ke sebuah hutan yang letaknya jauh dari perkampungan.
Keterkaitan peristiwa cerita rakyat dengan peristiwa kehidupan sehari-hari adalah
Orang tua yang membuang anaknya karena faktor ekonomi
Pembahasan:
Sebuah karya sastra mencerminkan aspek sosial budaya suatu daerah tertentu. Sebuah novel atau cerpen dapat diibaratkan sebagai potret keadaan atau gambaran aktivitas masyarakat tersebut.