Seorang lelaki bertubuh pendek gemuk yang antre di deretan tengah,
berteriak-teriak tak sabar pada petugas satpam yang berdiri di samping loket, menyuruh agar loket segera dibuka. Satpam itu dengan tenang mendekati orang yang berteriak-teriak tersebut.
"Bung harus sabar. Peraturannya loket ini buka pukul sembilan. Sekarang baru pukul tujuh!" kata satpam itu.
"Sabar ada batasnya, Pak. Kami sudah antre sejak subuh. Bahkan ada yang menginap di stasiun ini sejak kemarin. Apakah petugas loket ini tidak kasihan melihat kami berdiri seperti ini? Apakah tidak bisa dipercepat sedikit?" balas orang itu.
Latar waktu pada kutipan cerpen tersebut adalah
Pembahasan:pukul tujuh pagi
Latar atau setting disebut landas tumpu, menyaran pada pengertian tempat, hubungan waktu, dan lingkungan sosial tempat terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan.
1) Latar tempat
Latar tempat menyaran pada lokasi terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan dalam karya fiksi.
2) Latar waktu
Latar waktu berhubungan dengan masalah "kapan" terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan dalam karya fiksi.
3) Latar sosial
Latar sosial menyaran pada unsur-unsur yang berhubungan dengan perilaku kehidupan sosial masyarakat di suatu tempat yang diceritakan dalam karya fiksi. Tata cara kehidupan sosial mencakup kebiasaan hidup, adat istiadat, tradisi, keyakinan, pandangan hidup, cara berpikir, dan bersikap.