Walaupun wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun sudah dicanangkan dalam kurun waktu yang lebih lama,
penuntasannya masih belum tercapai. Banyak masalah yang timbul dalam pelaksanaan wajib belajar 9 tahun, terutama di daerah pedesaan dan daerah pegunungan atau terpencil. Penyebab ketidaktuntasan wajib belajar dapat diidentifikasi sesuai dengan kondisi wilayah dan masyarakatnya. Dari sejumlah hasil penelitian ditemukan bahwa penyebabnya adalah (1) masyarakat memiliki kondisi ekonomi yang lemah, (2) sosial budaya masyarakat yang kurang mendukung, (3) kurangnya sarana pendidikan, (4) rendahnya kualitas dan dedikasi guru, (5) letak geografis yang sulit dijangkau, (6) keterbatasan informasi, dan (7) persepsi masyarakat yang menganggap kurang pentingnya pendidikan bagi dirinya sendiri. Kenyataan itu diperkuat oleh hasil penelitian pada awal dicanangkannya wajib belajar 6 tahun.
Kata itu yang tercetak miring pada teks di atas merujuk pada
penyebab ketidaktuntasan wajib belajar
Pembahasan:
Kata "itu" merupakan kata ganti penunjuk yang merujuk pada penyebab ketidaktuntasan wajib belajar. Frasa "..." tersebut dinyatakan/ditulis mulai kalimat ke-3, kemudian diperjelas oleh kalimat-kalimat berikutnya yaitu kalimat ke-4. Kata "itu' menyatakan adanya koherensi (hubungan makna) dalam sebuah paragraf.