-->

Toko Rusli dan Matondang bersebelahan tepat di tengah lantai empat Pasar Raya,

di depan tangga yang membuat toko mereka menjadi toko pertama yang bisa dilihat pengunjung setiba di lantai itu. Rusli datang dari negeri di barat, sedangkan Matondang datang dari negeri di utara. Keduanya ialah penjual pakaian yang mendapatkan barang dagangan dari orang yang sama di pelabuhan Bandar Besar di daerah timur.

Karena punya banyak kesamaan, mereka sangat akrab sampai terlihat seperti abang adik. Tapi, semua itu mulai berubah ketika beberapa bulan lalu muncul kucing betina di depan toko Rusli. Rusli yang mulanya tidak tertarik, mengusir pergi kucing itu. Namun, Matondang malah memungut dan memeliharanya.

Rusli tetap berkilah tidak tahu ketika untuk ketiga kalinya pada hari itu Matondang mendatangi tokonya untuk mencari Roro Kidul, kucing kesayangannya. Jemari Matondang yang penuh urat mencengkeram kerah kemeja Rusli.

"Kau bohong, Rusli! Di mana kausembunyikan kucingku? Kamu mengusirnya ya?" hardik Matondang sambil mengangkat tubuh Rusli sampai kakinya tidak lagi menyentuh lantai. Ketika Matondang tidak kuat lagi menahan berat tubuh Rusli, Matondang membanting Rusli ke rak penuh pakaian di dalam tokonya.

Rusli tidak terima. Ia bangkit sambil mengepalkan tangan, meloncat serta mengayunkannya ke wajah Matondang yang beberapa senti lebih tinggi darinya. Mereka bertengkar seperti sepasang kucing jantan yang berebut wilayah kekuasaan. Mereka baru berhenti ketika pedagang-pedagang lain beserta petugas keamanan membawa mereka ke kantor polisi.

14. Penyebab konflik dalam kutipan cerpen tersebut adalah
Tokoh Matondang menuduh tokoh Rusli menyembunyikan kucingnya.
15. Akibat konflik dalam kutipan cerpen tersebut adalah
Tokoh Matondang dan tokoh Rusli di bawa ke kantor polisi.
16. Nilai moral dalam kutipan cerpen tersebut adalah
Jangan merusak persahabatan hanya karena masalah kecil.
Pembahasan:
Cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa. Cerpen atau cerita pendek mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian, peristiwa yang mengharukan atau yang menyenangkan, dan mengandung kesan yang tidak mudah dilupakan.

Cerpen memiliki ciri-ciri:
  • Tokoh yang dimunculkan hanya beberapa orang;
  • Latar yang dilukiskan hanya sebentar dan sangat terbatas;
  • Alur atau jalan cerita lebih sederhana;
  • Tema mengupas masalah yang relatif lebih sederhana.