-->

Sikap Ukhuwah dan Musawah

Akhlak dalam arti budi pekerti atau pengertian yang khusus tercermin pada sikap keseharian dalam hubungannya dengan Allah(Khalik), manusia, dan makhluk lain. Antara lain, perwujudannya ialah:
1) Sikap ukhuwah atau persaudaraan muslim.Sikap persaudaraan ini antara lain terlihat dalam bentuk aktivitas silaturrahmi. Yang termasuk sikap persaudaraan ini, antara lain:
a. Ta'awun ialah saling tolong menolong dalam hal kebajikan.
b. Afwun ialah bersikap pemaaf.
c. Rahmah ialah bersikap penyayang(cinta kasih) peduli terhadap lingkungan.
d. Bersikap dermawan.
e. Menahan marah dan mengucapkan kata-kata yang baik (Lemah lembut).

2) Sikap Musawah dalam arti persamaan dalam hidup bermasyarakat maupun persamaan dalam hukum.
Yang termasuk sikap musawah ini antara lain;
a. Keadilan berarti ketetapan pelaksanaan hukum bagi setiap orang dan sama.
b. Dinamis atau menilai tinggi berprestasi.

Sedangkan jika sikap mental dan motif itu diproyeksikan pada pola kehidupan manusia sehari-hari dalam seluruh pranata kehidupannya, maka tingkat akhlakul karimah sudah menjiwai satu sistem kehidupan manusia dan hal itu disebut budaya manusia. Akhlakul karimah dalam tingkat ini dikatakan berbudaya yang tinggi.
Bahwa nilai kebaikan itu diukur dengan agama, dan tidak semata-mata oleh kepentingan dunia(relativisme dan pragmatisme). Dengan kata lain, kebaikan merupakan kebenaran mutlak dan isinya menunjuk pada ketentuan Allah. Sedangkan penerapannya dengan kemungkinan dan kebijakan yang baik dan tepat(ijtihad ra'yu).
Perbedaan akhlak dengan etika terletak pada sumber nilainya. Etika lahir dari filsafat Barat(sekuler) yang besar kemungkinan bersifat relatif dan pragmatis(secara filosofis), sedangkan istilah budi pekerti mengandung nilai-nilai lokal, adat kebiasaan, dan sebagainya. Meskipun ada persamaan antara akhlak, etika, dan budi pekerti, tetapi jelas secara terminologis dan konotatif mempunyai sumber yang berbeda.