-->

Pemerintahan dan Runtuhnya Kerajaan Babilonia Baru

Dalam menyerang bangsa Assiria ternyata, bangsa Khaldealah yang memegang peranan. Karena itu dipimpin Raja Nabopalaser, bangsa Khaldea membangun kota Babilonia yang telah dihancurkan itu. Di situ didirikan suatu kerajaan yang dinamakan kerajaan Babilonia Baru.

Pemerintahan Raja Nebukadnezar, pada zaman pemerintahan raja ini, Kerajaan Babilonia Baru mencapai puncak kejayaannya. Wilayah kerajaannya meliputi: Arab, Palestina, dan negeri-negeri di sekitarnya.

Dalam kitab suci (perjanjian lama) Nebukadnezar dikenal sebagai orang yang menjarah kota Yerusalem, membakar kuil Raja Sulaiman serta mengalahkan seluruh tanah Yudea. Bangsa Ibrani diangkut ke Babilonia. Karena asalnya dari Yudea, bangsa Ibrani juga disebut bangsa Yahudi. Dalam sejarah pengangkutan bangsa Ibrani oleh Nebukadnezar ke negerinya disebut masa "Pembuangan Babilonia" (586 SM - 530 SM).

Kerajaan Babilonia Baru itu tidak berdiri lama. Salah satu raja terkenal setelah Nebukadnezar ialah Raja Nabonidus (550 SM). Ia sebagai raja yang membangun bangunan-bangunan di Babilonia.

Pada tahun 530 SM, Bel-sarussur (Perjanjian Lama disebut: Belazzar) anak raja Nabonidus yang merupakan raja terakhir dari kerajaan Babilonia baru diserang dan dikalahkan oleh gabungan bangsa Media dan bangsa Persia.