Tokoh Sosiologi Sesudah Auguste Comte
Beberapa tokoh yang menjadi perintis lahirnya ilmu sosiologi dimulai dari:
1. Auguste Comte
Merupakan pelopor perkembangan sosiologi. Julukan ini didapatkan karena ia orang pertama yang membedakan antara ruang lingkup dan isi sosiologi dari ilmu-ilmu pengetahuan yang lain. Karya-karya Comte sangat dipengaruhi oleh kondisi masyarakat pada masa akhir revolusi Perancis. Pada saat itu, serangkaian pergolakan secara berkesinambungan terus terjadi. Hal inilah yang membuat Comte sangat menekankan arti pentingnya keteraturan sosial. Pada saat menekankan arti pentingnya keteraturan sosial. Pada tahun 1857, Comte wafat. Namun, segala pemikirannya sampai sekarang diakui oleh semua orang.
2. Herbert Spencer
Adalah orang Inggris yang hidup tahun 1820 - 1903. Ia menguraikan materi sosiologi secara rinci dan sistematis. Ketertarikan Spencer terdapat ilmu masyarakat sangatlah tinggi. Dialah yang mengembangkan sosiologi menjadi populer. Meskipun demikian, pada abad 19, masih terdapat beberapa kelemahan dalam kajian sosiologi. Banyak metode-metode yang digunakan masih bersifat filosofis. Teori-teori yang dikemukakan masih sedikit bukti empirisnya. Data-data yang disajikan sifatnya hanya sebagai ilustratif. Salah satu sumbangan pemikiran Spencer adalah teori tentang evolusi sosial sampai pada bentuk bangunan teori dengan mengaplikasikan teori Charles Darwin. Ia percaya bahwa terjadinya suatu evolusi secara gradasi dari suatu masyarakat primitif berkembang ke arah masyarakat industri. Selain itu, ia memperkenalkan pendekatan analogi organis, yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia, sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang terkandung satu sama lain. Menurut Spencer, ada tiga aspek dalam proses evolusi, yaitu diferensial struktural, spesialisasi fungsional, dan integrasi yang meningkat. Evolusi ini akan menghasilkan struktur dalam evolusi masyarakat menjadi tiga, antara lain sistem penompang, sistem pengaturan dan sistem pembagi.
1. Auguste Comte
Merupakan pelopor perkembangan sosiologi. Julukan ini didapatkan karena ia orang pertama yang membedakan antara ruang lingkup dan isi sosiologi dari ilmu-ilmu pengetahuan yang lain. Karya-karya Comte sangat dipengaruhi oleh kondisi masyarakat pada masa akhir revolusi Perancis. Pada saat itu, serangkaian pergolakan secara berkesinambungan terus terjadi. Hal inilah yang membuat Comte sangat menekankan arti pentingnya keteraturan sosial. Pada saat menekankan arti pentingnya keteraturan sosial. Pada tahun 1857, Comte wafat. Namun, segala pemikirannya sampai sekarang diakui oleh semua orang.
2. Herbert Spencer
Adalah orang Inggris yang hidup tahun 1820 - 1903. Ia menguraikan materi sosiologi secara rinci dan sistematis. Ketertarikan Spencer terdapat ilmu masyarakat sangatlah tinggi. Dialah yang mengembangkan sosiologi menjadi populer. Meskipun demikian, pada abad 19, masih terdapat beberapa kelemahan dalam kajian sosiologi. Banyak metode-metode yang digunakan masih bersifat filosofis. Teori-teori yang dikemukakan masih sedikit bukti empirisnya. Data-data yang disajikan sifatnya hanya sebagai ilustratif. Salah satu sumbangan pemikiran Spencer adalah teori tentang evolusi sosial sampai pada bentuk bangunan teori dengan mengaplikasikan teori Charles Darwin. Ia percaya bahwa terjadinya suatu evolusi secara gradasi dari suatu masyarakat primitif berkembang ke arah masyarakat industri. Selain itu, ia memperkenalkan pendekatan analogi organis, yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia, sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang terkandung satu sama lain. Menurut Spencer, ada tiga aspek dalam proses evolusi, yaitu diferensial struktural, spesialisasi fungsional, dan integrasi yang meningkat. Evolusi ini akan menghasilkan struktur dalam evolusi masyarakat menjadi tiga, antara lain sistem penompang, sistem pengaturan dan sistem pembagi.