-->

Saat ini, sebagian besar kegiatan manusia sehari-hari berhubungan dengan penggunaan alat transportasi.

Oleh karena itu, produksi kendaraan bermotor makib meningkat sehingga dapat memudahkan seseorang mencapai tempat tujuan. Namun, hal ini berdampak buruk terhadap lingkungan. Upaya bijaksana yang dapat dilakukan untuk mengatasi dampak tersebut adalah
menanam tanaman di pinggir jalan yang mampu menyerap polutan
Pembahasan:
Pencemaran udara adalah adanya satu atau lebih pencemar yang masuk ke udara terbuka yang dapat berbentuk debu, uap, gas, kabut, bau, asap, embun..
Sumber dan Sifat Polutan Udara
Pencemar udara dapat berupa gas dan partikel. Contohnya sebagai berikut:
  1. Gas CO dan CO₂. Karbon monoksida (CO) tidak berwarna dan tidak berbau, bersifat racun, merupakan hasil pembakaran yang tidak sempurna dari bahan buangan mobil dan mesin letupan. Gas CO₂ dalam udara murni berjumlah 0,03%. Bila melebihi toleransi dapat mengganggu pernapasan. Selain itu, gas CO₂ yang terlalu berlebihan di bumi dapat mengikat panas matahari sehingga suhu bumi panas. Pemanasan global di bumi akibat CO₂ disebut juga sebagai efek rumah kaca.
  2. Gas H₂S. Gas ini bersifat racun, terdapat di kawasan gunung berapi, bisa juga dihasilkan dari pembakaran minyak bumi dan batu bara.
  3. Partikel SO₂ dan NO₂. Kedua partikel ini bersama dengan partikel cair membentuk embun, membentuk awan dekat tanah yang dapat mengganggu pernapasan. Partikel padat, misalnya bakteri, jamur, virus, bulu, dan tepung sari juga dapat mengganggu kesehatan.
  4. Batu bara yang mengandung sulfur melalui pembakaran akan menghasilkan sulfur dioksida. Sulfur dioksida bersama dengan udara serta oksigen dan sinar matahari dapat menghasilkan asam sulfur. Asam ini membentuk kabut dan suatu saat akan jatuh sebagai hujan yang disebut hujan asam. Hujan asam dapat menyebabkan gangguan pada manusia, hewan, maupun tumbuhan. Misalnya gangguan pernapasan, perubahan morfologi pada daun, batang dan benih.
  5. CFC
Akibat Timbulnya Polusi Udara Pencemaran udara juga dapat mengakibatkan hal-hal berikut:
  1. Hujan asam
  2. Efek rumah kaca
  3. Penipisan lapisan ozon O₃
  4. Munculnya penyakit : bronkitis, iritasi mata dan kulit, radang tenggorokan, batuk dan kanker paru-paru.
  5. Pencemaran belerang menyebabkan korosi pada logam baja, besi, seng dan bangunan.
  6. Ozon (O₃) merusak karet, tekstil, melunturkan bahan pewarna.
  7. Debu mengotori pakaian, rumah, alat rumah tangga.
Upaya Pencegahan Polusi Udara
Usaha penanggulangan pencemaran udara:
  1. Memperluas daerah reboisasi,
  2. Tidak melakukan penebangan hutan secara liar.
  3. Mengurangi penggunaan alat yang dapat menghasilkan CFC.
  4. Mencegah kebakaran hutan.
  5. Perlu dibatasi penggunaan bahan bakar yang menghasilkan CO.
  6. Memilih lokasi pabrik dan industri yang jauh dari keramaian dan pada tanah yang kurang produktif.
  7. Gas-gas buangan pabrik dibersihkan dahulu sebelum dikeluarkan ke udara bebas.