-->

"Aku akan meminta kupu-kupuku menemanimu."

kata perempuan kecil itu sambil merogoh saku, "Naiklah ke punggungnya. Segeralah melesat ke Bukit Cahaya."
1) Kau ragu-ragu. Kau merasa tak mungkin bisa berada di punggung kupu-kupu.
"Ayo, jangan sampai terlambat!"
2) Kau kemudian melompat ke punggung kupu-kupu itu. Kau kaget karena tiba-tiba sudah berada di punggung satwa indah itu. 3) Kau tidak berani mempersoalkan apakah kau yang mengecil atau kupu-kupu yang berubah menjadi raksasa.
4) "Mengapa kau ingin mencari cahaya?" kupu-kupu bertanya kepadamu.
"Karena tanpa cahaya aku tidak bisa menggambar semut yang menghajar seekor gajah di hutan yang jauh dan terpencil.

18. Sudut pandang kutipan cerita tersebut adalah
orang ketiga pelaku utama
19. Penggunaan kata sambung penanda urutan waktu dalam teks cerita tersebut ditunjukkan oleh angka
2)
Pembahasan:
Ciri kebahasaan teks cerita imajinasi sebagai berikut.
  • Kata ganti dan nama orang digunakan sebagai sudut pandang penceritaan.
  • Digunakan kata tertentu untuk menjelaskan latar waktu, tempat, atau suasana.
  • Pilihan kata kias dan khusus sering digunakan dalam cerita imajinasi.
  • Penggunaan kata sambung urutan waktu untuk menandakan datangnya tokoh lain, perubahan latar, dan perubahan kejadian.
  • Penggunaan kata atau ungkapan keterkejutan berfungsi menggerakkan cerita (memulai masalah).
  • Penggunaan dialog atau kalimat langsung dalam cerita.