-->

Pinokio malang yang masih setengah tidur belum sadar kalau kedua kakinya terbakar habis.

Begitu mendengar suara ayahnya, ia melompat dari tempat duduknya bermaksud membuka pintu. Tapi, ia terhuyung-huyung lalu jatuh terjungkal.

"Bukakan pintu!" Gappetto berteriak dari jalan.
"Ayah, ayahku sayang, aku tidak bisa, "Pinokio menjawab dengan putus asa, ia menangis dan bergulingan di lantai.

"Kubilang, buka pintunya,"Gappetto mengulangi lagi. Gappetto, yang mengira seluruh air mata dan tangisan ini hanyalah tipu daya Pinokio, memanjat sisi lain dari rumahnya dan masuk melalui jendela.

Mula-mula ia marah sekali. Namun, ketika melihat Pinokio terlentang di lantai dan memang tidak berkaki, ia merasa sangat sedih dan menderita. Dijunjungnya boneka kayu itu dari lantai, ditimang, dan dipeluknya.

15. Pesan moral dalam kutipan cerita tersebut adalah
Kita tidak boleh berprasangka buruk kepada orang lain sebelum melihat kebenarannya
16. Kutipan cerita tersebut merupakan struktur teks cerita fantasi bagian
komplikasi
17. Tokoh Gappetto dalam kutipan cerita tersebut memiliki watak
jujur dan penyayang
Pembahasan:
Struktur cerita imajinasi terdiri atas tiga bagian utama sebagai berikut.
1. Orientasi
Pada bagian ini pengarang melukiskan dunia untuk ceritanya. Bagian ini mengenalkan tempat dan waktu peristiwa terjadi serta para tokoh.
2. Komplikasi
Pada bagian ini tokoh utama menghadapi rintangan ketik mencapai cita-citanya. Dalam bagian ini konflik mulai terjadi.
3. Resolusi
Bagian permasalahan yang dihadapi tokoh utama diselesaikan. Bagian ini mempunyai dua kecenderungan, yaitu mengakhiri cerita dengan kebahagiaan atau mengakhiri cerita dengan kesedihan. Akan tetapi, ada juga cerita imajinasi yang membiarkan pembaca/pendengar menebak akhir cerita.