-->

Gotong Royong: Tujuan, Manfaat, Karakteristik, Faktor Pendorong, Nilai, Jenis

Gotong royong adalah salah satu ciri khas yang dimiliki masyarakat Indonesia. Secara garis besar, gotong royong tertuang dalam Pancasila yaitu sila ketiga 'Persatuan Indonesia'. Pada dasarnya gotong royong sudah mendarah daging, hal tersebut menjadi kepribadian bangsa dan juga merupakan budaya yang telag berakar kuat dalam kehidupan masyarakat.
Daftar Isi
  1. Tujuan Gotong Royong
  2. Manfaat Gotong Royong
  3. Karakteristik Gotong Royong
  4. Faktor Pendorong Gotong Royong
  5. Nilai-Nilai Gotong Royong
  6. Jenis Gotong Royong di Masyarakat
  7. Jenis Gotong Royong di Daerah
Secara estimologis gotong royong berasal dari kata 'gotong' yang berarti bekerja dan 'royong' yang berarti bersama. Jika didasarkan pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), "Gotong Royong diartikan bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu) di antara anggota-anggota suatu komunitas."

Tujuan Gotong Royong

Terdapat beberapa tujuan dari gotong royong, yaitu sebagai berikut.
  1. Bertujuan untuk meningkatkan tali persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.
  2. Mengajak setiap orang untuk selalu bekerja sama dalam memecahkan suatu permasalahan ataupun dalam menjaga atau membersihkan lingkungan.
  3. Meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan.
  4. Menghemat pengeluaran.
  5. Mempercepat suatu pekerjaan.
  6. Meningkatkan kekompakan antarwarga dan juga untuk mengenal satu sama lain.

Manfaat Gotong Royong

Berikut beberapa manfaat dari gotong royong.
  1. Menumbuhkan solidaritas yang terjadi antarwarga.
  2. Menjaga kebersihan dan ketertiban serta kenyamanan lingkungan tempat tinggal.
  3. Mempererat tali persaudaraan antarwarga masyarakat.
  4. Mempercepat suatu pekerjaan.
  5. Menumbuhkan kedamaian dan ketenteraman antarwarga.
  6. Menumbuhkan kehidupan yang harmonis dan lebih baik pada masyarakat.

Karakteristik Gotong Royong

Berikut karakteristik dari gotong royong
  1. Adanya rasa kebersamaan dalam melakukan pekerjaan.
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
  3. Kegiatan yang saling membantu yang dilakukan demi kebahagiaan dan kerukunan hidup bermasyarakat.
  4. Kegiatan yang bersifat sukarela tanpa adanya mengharap suatu imbalan.
  5. Bernilai luhur dalam kehidupan.

Faktor Pendorong Gotong Royong

Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi adanya gotong royong, yaitu sebagai berikut.
  1. Adanya keinginan pemenuhan atau peningkatan untuk kesejahteraan.
  2. Gotong royong dapat terlaksana karena manusia merupakan makhluk sosial.
  3. Keikhlasan berpartisipasi serta kebersamaan atau persatuan.
  4. Usaha penyesuaian dan integrasi atau penyatuan kepentingan sendiri dengan kepentingan bersama.
  5. Timbulnya suatu kesadaran saling membantu serta mengutamakan kepentingan bersama atau umum.

Nilai-Nilai Gotong Royong

Berikut nilai-nilai yang terdapat dalam gotong royong.
• Kebersamaan 
• Persatuan
• Rela berkorban
• Tolong menolong
• Sosialisasi

Jenis Gotong Royong di Masyarakat

Terdapat beberapa jenis kegiatan gotong royong yang ada di sekitar tempat tinggal kita yaitu sebagai berikut.
• Kerja Bakti
• Tanggap bencana
• Musyawarah
• Panen raya
• Belajar bersama

Jenis Gotong Royong di Daerah

Gotong royong merupakan tradisi yang melekat di tengah-tengah masyarakat, setiap daerah memiliki ciri-ciri tersendiri mengenai kegiatan gotong royong. Berikut adalah jenis-jenis tradisi gotong royong yang ada di Indonesia.
• Gugur gunung adalah suatu bentuk gotong royong yang dilakukan oleh masyarakat di wilayah Pulau Jawa seperti daerah Gunung Kidul Yogyakarta.
• Song osong lombhung merupakan tradisi gotong royong terkenal di daerah Madura.
• Ngayah adalah suatu kegiatan gotong royong yang dilakukan di Bali.
• Sambatan adalah kegiatan gotong royong yang umumnya dilakukan di daerah pesisir Jawa Timur.