Ciri-Ciri, Kelebihan dan Kekurangan Kepribadian Plegmatis
Ciri-ciri yang dimiliki orang berkepribadian plegmatis adalah
- Sangat mencintai kedamaian.
- Pendengar yang sabar dan tentu saja membuat orang-orang di sekitarnya merasa senang di dekatnya.
- Tidak banyak menuntut serta mau menerima apa adanya.
- Tidak pernah marah.
- Tenang dan cukup pendiam.
Kelebihan seorang berkepribadian plegmatis, antara lain:
- Meskipun tidak banyak bicara, namun mereka lebih bijaksana dibandingkan kepribadian lainnya.
- Mudah untuk diajak damai dan rukun karena memang sifatnya yang cinta kedamaian.
- Karakter plegmatis sangat kuat pada hal-hal dalam bidang administratif atau birokratif.
- Orang yang ingin segalanya terorganisir dengan baik dan tidak berantakan.
- Senang melakukan hal yang sama berulang-ulang setiap waktunya tanpa bosan.
- Sangat cocok bagi mereka bekerja sebagai akuntan, guru, dan pekerjaan lainnya yang membutuhkan skill tersebut.
- Sifatnya konservatif, kepribadian ini suka berpegang pada suatu hal yang mereka yakini akan berhasil.
- Pendengar yang baik, kepribadian ini akan mendengarkan semua hal yang Anda ceritakan padanya.
- Memiliki sifat peduli dan simpatik yang tinggi.
- Mereka mampu bekerja di bawah tekanan.
- Dalam memecahkan masalah, mereka lebih mencari solusi yang mudah dan tidak sulit dilakukan.
- Dapat menyembunyikan emosi yang dimilikinya, baik sedih maupun senang semuanya dapat ditutupi dengan baik.
- Tidak suka menyinggung perasaan orang lainnya.
- Meskipun pendiam, namun dirinya memiliki sifat humoris yang cukup tinggi.
- Sabar dalam segala kondisi yang dihadapinya.
- Kepribadian ini sangat setia dengan orang-orang di sekitarnya.
- Senang melihat dan mengawasi orang-orang di sekitarnya.
- Jika menjadi orang tua, mereka akan selalu berusaha untuk meluangkan waktu demi anak-anaknya.
- Mereka dapat diandalkan dalam kondisi apapun.
- Mereka sangat sopan dan memiliki aturan yang baik dalam lingkungan pertemanannya.
Adapun kelemahan plegmatis, di antaranya sebagai berikut.
- Walau tidak senang terlibat konflik, namun akhirnya orang-orang dengan karakter plegmatis lebih senang menghindari masalah dan bukan menghadapi masalah.
- Mereka tidak suka didesak oleh orang-orang lainnya.
- Sering menunda dan menggantungkan masalah sehingga berharap masalah tersebut dapat selesai seiring dengan waktu yang berjalan.
- Tidak menyukai perubahan atau kegiatan baru.
- Sulit untuk berkompromi, hal ini karena dirinya merasa benar.
- Lebih suka menjadi penonton dibandingkan terlibat dalam suatu hal.
- Sulit untuk bergerak karena kurang memotivasi diri sendiri, sehingga terkadang butuh bantuan orang lain untuk memotivasi orang-orang plegmatis.
- Sifatnya pemalu dan pendiam, bahkan terlalu pemalu.
- Tidak menyukai hal-hal yang bersifat kejutan.
- Selalu merasa takut dan khawatir tentang hal-hal di hidupnya.
- Karena cenderung terlalu simpatik, akhirnya membuat diri mereka kurang begitu tegas ketika menjadi pemimpin.