Ciri-Ciri Kebutuhan Praktis dan Strategis
Berikut adalah ciri-ciri dari kebutuhan strategis.
- Menguatkan aturan untuk melawan kekerasan terhadap perempuan.
- Membentuk organisasi dan jaringan perempuan agar lebih kuat, sehingga timbul rasa solidaritas dan aktivitas.
- Memberikan akses yang adil dalam pendidikan dan kredit.
- Kampanye memerangi pelabelan negatif pada perempuan.
- Upaya melarang pembagian kerja berdasarkan gender yang tidak adil.
- Memberikan pilihan bebas dan hak atas reproduksi.
- Peningkatan kemampuan perempuan untuk meningkatkan kehidupan mereka dan mewujudkan masa depan bagi anak-anaknya.
- Mengurangi kerawanan yang dialami perempuan dan anak-anak terhadap kejahatan, kekerasan, dan eksploitasi.
- Peningkatan partisipasi yang sama dalam berpolitik.
- Adanya kesamaan akses pada ekonomi, kemerdekaan, pilihan, dan kesempatan yang sama antara laki-laki dan perempuan.
Adapun ciri-ciri dari kebutuhan praktis antara lain sebagai berikut.
- Tidak mempersoalkan posisi subordinasi perempuan di masyarakat.
- Bersifat jangka pendek, mudah dilihat, tak berkelanjutan.
- Disusun atau diformulasikan dari kondisi nyata yang diperlukan laki-laki dan perempuan untuk memenuhi tugas-tugasnya di keluarga dan masyarakat.
- Tidak memerlukan perubahan posisi perempuan.
- Dikembangkan berdasarkan peran reproduktif.
- Merupakan kebutuhan langsung yang dapat dinikmati.