-->

Banyak cerita anak garapan penulis Indonesia yang justru lebih asing dari cerita terjemahan.

Penulis memilih menggunakan latar, penamaan, dan jalan cerita yang cenderung mengasing, bahkan sejak dalam judul. Gelagat ini sangat tampak dari penulis anak yang amat energik, tetapi terlalu banyak asupan asing entah dari film, kartun, atau komik asing. Mereka tentu lebih berterima membayangkan Anna dan Elsa daripada Bawang Merah dan Bawang Putih atau Timun Emas. Secara tampilan, Anna dan Elsa lebih mewakili pembayangan tentang putri berkekuatan super dan gaul. Terbitan buku anak garapan penulis Indonesia kekinian tetaplah sebuah optimisme pustaka anak Indonesia, walaupun kita melihat gelagat yang agak norak.

Tujuan penulis dalam paragraf tersebut adalah
Menjelaskan penulis cerita anak Indonesia lebih asing daripada cerita kartun, komik asing atau cerita terjemahan
Pembahasan: