Keistimewaan Bulan Puasa Ramadhan
Berikut keistimewaannya :
1. BULAN AL-QUR'AN
Ramadhan seringkali disebut dengan Syahrul Qur'an(Bulan Al-Qur'an), karena awal diturunkannya Al-Qur'an adalah pada bulan Ramadhan. Dengan berpedoman pada Al-Qur'an, niscaya perjalanan hidup manusia menjadi terarah dan memberi kebahagiaan, kedamaian, ketenteraman dan kemakmuran serta keadilan.
2. PINTU SYURGA DIBUKA, NERAKA DITUTUP.
Ramadhan yang merangsang kita untuk melaksanakan segala aktivitas kebajikan akan menghantarkan kita ke pintu syurga yang seluas-luasnya, bahkan bagi orang yang berpuasa, Rasullulah Saw sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim menyatakan ada pintu khusus untuk masuk syurga itu yang dinamakan dengan Ar Royyan.
Sebagai muslim kita harus aktif dalam membelenggu syaitan melakukan aktuvitasnya menyesatkan manusia, dan bulan Ramadhan adalah kesempatan yang baik untuk melatih kekuatan rohani kita untuk melatih kekuatan rohani kita untuk bisa membatasi ruang gerak syaitan dalam diri kita masing-masing.
4. AMPUNAN DOSA
Rasullulah Saw bersabda :
" Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ridha Allah, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu"(HR Bukhari)
5. MEMPERKUAT BENTENG PERTAHANAN
Dalam salah satu hadits yang diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah, Rasulullah Saw menyatakan: ash shiyamujunnatun(puasa itu adalah benteng). Dalam peperangan, diperlukan benteng untuk memantapkan pertahanan. Dalam kehidupam seorang muslim, terjadi kecamuk perang dalam jiwanya antara haq dan yang bathil. Untuk bisa memenangkan peperangan itu, seorang muslim harus memiliki benteng pertahanan yang kuat sehingga bisa menghalau segala godaan syaitan.
6. PAHALA BESAR
Diberikannya pahala yang begitu besar kepada siapa saja yang melakukan kebajikan atau amal yang shaleh. Hal ini akan membuat kita semakin terlatih atau terbiasa untuk orang yang memberi makan dan minum kepada orang yang berbuka puasa, maka Allah Swt akan memberikan pahala puasa orang yang diberi makan atau minum itu tanpa mengurangi pahala orang tersebut.
1. BULAN AL-QUR'AN
Ramadhan seringkali disebut dengan Syahrul Qur'an(Bulan Al-Qur'an), karena awal diturunkannya Al-Qur'an adalah pada bulan Ramadhan. Dengan berpedoman pada Al-Qur'an, niscaya perjalanan hidup manusia menjadi terarah dan memberi kebahagiaan, kedamaian, ketenteraman dan kemakmuran serta keadilan.
2. PINTU SYURGA DIBUKA, NERAKA DITUTUP.
Ramadhan yang merangsang kita untuk melaksanakan segala aktivitas kebajikan akan menghantarkan kita ke pintu syurga yang seluas-luasnya, bahkan bagi orang yang berpuasa, Rasullulah Saw sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim menyatakan ada pintu khusus untuk masuk syurga itu yang dinamakan dengan Ar Royyan.
"Jika tiba bulan Ramadhan, maka dibuka pintu-pintu syurga dan ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu semua syaitan(HR. Bukhari dan Muslim)."3. MEMBELENGGU SYAITAN
Sebagai muslim kita harus aktif dalam membelenggu syaitan melakukan aktuvitasnya menyesatkan manusia, dan bulan Ramadhan adalah kesempatan yang baik untuk melatih kekuatan rohani kita untuk melatih kekuatan rohani kita untuk bisa membatasi ruang gerak syaitan dalam diri kita masing-masing.
4. AMPUNAN DOSA
Rasullulah Saw bersabda :
" Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ridha Allah, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu"(HR Bukhari)
5. MEMPERKUAT BENTENG PERTAHANAN
Dalam salah satu hadits yang diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah, Rasulullah Saw menyatakan: ash shiyamujunnatun(puasa itu adalah benteng). Dalam peperangan, diperlukan benteng untuk memantapkan pertahanan. Dalam kehidupam seorang muslim, terjadi kecamuk perang dalam jiwanya antara haq dan yang bathil. Untuk bisa memenangkan peperangan itu, seorang muslim harus memiliki benteng pertahanan yang kuat sehingga bisa menghalau segala godaan syaitan.
6. PAHALA BESAR
Diberikannya pahala yang begitu besar kepada siapa saja yang melakukan kebajikan atau amal yang shaleh. Hal ini akan membuat kita semakin terlatih atau terbiasa untuk orang yang memberi makan dan minum kepada orang yang berbuka puasa, maka Allah Swt akan memberikan pahala puasa orang yang diberi makan atau minum itu tanpa mengurangi pahala orang tersebut.