Perbedaan Ideologi Liberal dengan Ideologi Pancasila
Sistem politik liberal dianut oleh negara-negara yang menganut ideologi liberal (liberalisme). Liberalisme berpangkal pada pemikiran bahwa manusia pada hakikatnya adalah makhluk hidup yang bebas segala-galanya. Maka ideologi liberal sangat mengutamakan kebebasan individu. Negara menurut liberalisme harus tetap menjamin kebebasan individu, dan untuk itu maka manusia secara bersama-sama mengatur negara.
Ada perbedaan yang sangat mencolok antara ideologi liberal dengan ideologi Pancasila, yaitu:
Ada perbedaan yang sangat mencolok antara ideologi liberal dengan ideologi Pancasila, yaitu:
Ideologi Liberal | Ideologi Pancasila |
---|---|
Manusia pada hakekatnya adalah makhluk individu yang bebas | Manusia pada hakekatnya adalah makhluk individu dan makhluk sosial |
Manusia merupakan pribadi yang utuh dan lengkap dan terlepas dari manusia lainnya | Manusia merupakan bagian dari seluruh anggota masyarakat yang organis |
Manusia sebagai individu memiliki potensi yang senantiasa berjuang untuk dirinya sendiri | Mengutamakan kepentingan masyarakat sebagai suatu kesatuan |
Manusia akan menjadi ancaman bagi manusia lainnya (homo homini lupus) | Semua golongan berada pada ikatan masyarakat yang integral dalam naungan negara |
Negara harus tetap menjamin kebebasan individi, dan untuk itu maka manusia secara bersama-sama mengatur negara | Negara tidak memihak satu golongan atau kelas yang kuat, tidak pula menganggap kepentingan pribadi yang harus diutamakan, melainkan kepentingan dan keselamatan hidup bangsa seluruhnya sebagai suatu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan yang perlu diutamakan |
Negara bersifat sekuler, yakni memisahkan urusan hidup bernegara dengan urusan agama | Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa |