Bahaya Fisik dan Psikis Penggunaan Narkoba
Secara fisik, bahaya penggunaan narkoba sebagai berikut:
1. Timbulnya penyakit jantung, kanker usus, gangguan fungsi ginjal, hati, pendarahan otak, dan impotensi.
2. Akibat bahan campuran/pelarut menimbulkan emboli (penyumbatan pembuluh darah).
3. Menimbulkan berbagai infeksi, berjangkitnya Hepatitis, HIV/AIDS, sifilis, dan sebagainya.
4. Akibat tidak langsung menyebabkan gangguan malnutrisi (kekurangan nutrisi/gizi), penyakit kelamin, dan gejala stroke.
Penyalahgunaan narkoba dapat berakibat fatal seperti berikut:
1. Sakaw (ketergantungan pemakaian narkoba yang cukup parah).
2. Kriminalitas (perbuatan melanggar hukum).
3. Overdosis (ukuran yang berlebihan), berakibat kematian.
4. Penyakit berbahaya, seperti HIV/AIDS, sifilis, dan penyakit menular lainnya.
Bahaya terhadap kejiwaan (psikis) dan mental. Terjadinya kerusakan pada organ tubuh sehingga fungsi organ terganggu. Gangguan ini bisa menimbulkan tekanan kejiwaan (psikis) yang dapat menjadikan pelaku mengalami serangan jantung, stroke, gagal fungsi organ tubuh, dan yang paling parah dapat mengakibatkan kematian.
1. Timbulnya penyakit jantung, kanker usus, gangguan fungsi ginjal, hati, pendarahan otak, dan impotensi.
2. Akibat bahan campuran/pelarut menimbulkan emboli (penyumbatan pembuluh darah).
3. Menimbulkan berbagai infeksi, berjangkitnya Hepatitis, HIV/AIDS, sifilis, dan sebagainya.
4. Akibat tidak langsung menyebabkan gangguan malnutrisi (kekurangan nutrisi/gizi), penyakit kelamin, dan gejala stroke.
Penyalahgunaan narkoba dapat berakibat fatal seperti berikut:
1. Sakaw (ketergantungan pemakaian narkoba yang cukup parah).
2. Kriminalitas (perbuatan melanggar hukum).
3. Overdosis (ukuran yang berlebihan), berakibat kematian.
4. Penyakit berbahaya, seperti HIV/AIDS, sifilis, dan penyakit menular lainnya.
Bahaya terhadap kejiwaan (psikis) dan mental. Terjadinya kerusakan pada organ tubuh sehingga fungsi organ terganggu. Gangguan ini bisa menimbulkan tekanan kejiwaan (psikis) yang dapat menjadikan pelaku mengalami serangan jantung, stroke, gagal fungsi organ tubuh, dan yang paling parah dapat mengakibatkan kematian.